Worth It Kah Beli Rumah Kecil di Jakarta?

Salah satu mimpi terbesar seseorang ketika beranjak dewasa adalah memiliki rumah sendiri. Rasanya, tujuan kita bekerja setiap hari tentunya adalah untuk mewujudkan mimpi memiliki rumah tersebut. Namun, harga rumah terutama rumah di Jakarta sendiri relatif sangat mahal dan kini daerah perumahan di pusat Jakarta pun bisa dibilang jumlahnya sangat sedikit.

Akan tetapi, beberapa developer perumahan kini mulai memiliki strategi sendiri untuk bisa menjual rumah-rumah yang mereka miliki. Meskipun berada di pinggiran kota Jakarta, rumah-rumah ini tetap menjual segala macam fasilitas yang sekiranya memudahkan akses kita menuju pusat Jakarta untuk bekerja. Sehingga, pada akhirnya banyak orang yang akhirnya memilih untuk membeli rumah di pinggiran Jakarta. Selain karena harganya yang relatif lebih murah dibandingkan di pusat Jakarta, akses menuju kota Jakarta pun relatif mudah.

Advertisement

Namun, kini terdapat tren baru di industri properti terkhusus perumahan. Kini berbagai perumahan tipe cluster menawarkan rumah-rumah di pinggir kota Jakarta yang harganya hanya 100-500 jutaan saja. Untuk harga sebuah rumah, harga tersebut tentunya sangat murah. Namun, nyatanya yang membuat rumah tersebut memiliki harga murah adalah ukurannya.

BACA JUGA: Selain Gaya Hidup, Berikut 3 Alasan Mengapa Anak Muda Indonesia Kesulitan untuk Membeli Rumah

Tren Rumah Ukuran Minimalis

Kini, tren baru di industri perumahan adalah tren rumah dengan ukuran kecil. Rumah-rumah dengan ukuran 5×10, 5×12, atau 6×12 bermunculan di berbagai wilayah Jakarta dan Jabodetabek. Selain menjual konsep hunian pinggir kota, tren rumah kecil tentunya menjual ukuran rumah yang kecil, namun dengan fasilitas ala cluster layaknya perumahan pada umumnya.

JAKartans bisa bayangkan, dengan harga 100-500 juta saja, JAKartans sudah bisa mendapatkan rumah dengan fasilitas ala ‘cluster’ yang harga normalnya bisa mencapai milyaran. Sehingga, rasanya memiliki rumah ukuran kecil namun dengan fasilitas ala cluster rasanya cukup worth it untuk dimiliki.

Akan tetapi, terdapat hal-hal yang perlu JAKartans perhatikan apabila ingin membeli rumah dengan ukuran kecil di wilayah pinggiran Jakarta. Apa saja kah?

BACA JUGA: Bukan Cuma Minimalis, Berikut 5 Tipe Rumah yang Wajib Kamu Ketahui!

Keharusan untuk Tinggal Sendiri

Salah satu alasan seseorang membeli rumah tentunya adalah karena keinginan untuk tinggal sendiri. Terlebih, semakin dewasa usia seseorang, rasa untuk hidup lebih mandiri pun akan terus membesar. Kita mulai ingin menjaga privasi kita, bahkan dari keluarga kita sendiri.

Dengan alasan keharusan untuk tinggal sendiri tersebut, rasanya memiliki rumah kecil sebagai properti pertama kita terbilang cukup worth it. Setidaknya, kita dapat belajar untuk bertanggung jawab atas rumah kita sendiri, dengan lebih menjaga kebersihan, dan lain sebagainya.

Untuk Diri Sendiri Atau Keluarga

Kita ingin punya rumah sendiri karena kita ingin membangun keluarga di rumah tersebut. Namun, apakah rumah dengan ukuran kecil tersebut dapat menampung diri kita, pasangan, atau bahkan anak kita di masa depan nanti?

Maka dari itu, sebelum membeli rumah dengan ukuran kecil, kita harus memastikan dengan siapa kita akan tinggal di rumah tersebut dan sampai kapan kita akan tinggal di sana. Karena, rumah dengan ukuran kecil rasanya tidak worth it untuk dibeli untuk jangka panjang atau untuk berkeluarga nanti.

BACA JUGA: Bingung Beli Rumah atau Tanah? Berikut 3 Perbandingannya!

Kejelasan Rumah

Sebenarnya kejelasan rumah dalam hal ini adalah kondisi rumah merupakan hal yang paling penting ketika JAKartans ingin membeli rumah. Namun, rumah dengan ukuran kecil rasanya perlu mendapatkan perhatian yang lebih khusus, mulai dari keamanan rumah, sampai ke mitigasi bencana, dan lain sebagainya. Karena, tidak jarang untuk membuat rumah tersebut memiliki harga yang murah, para developer ‘mengakalinya’ dengan membangun rumah tersebut dari bahan-bahan seadanya, atau di daerah yang rawan. Sehingga, harga jualnya bisa menjadi murah.

Dengan demikian, penting rasanya untuk JAKartans memeriksa kondisi bangunan suatu rumah sebelum JAKartans membeli rumah tersebut. JAKartans pun harus memeriksa latar belakang dari developer perumahan yang membangun rumah yang akan JAKartans beli.

Pada akhirnya, membeli rumah dengan ukuran kecil di pinggiran kita Jakarta bisa menjadi worth it dan tidak sesuai dengan kondisi JAKartans sendiri. Apabila JAKartans sudah memiliki keharusan untuk tinggal sendiri, rasanya membeli rumah dengan ukuran kecil terbilang worth it. Namun, apabila JAKartans membeli rumah ukuran kecil untuk keluarga JAKartans, rasanya membeli rumah dengan ukuran kecil sangat tidak worth it. (*/)

(RRY)

Advertisement

Related post

×

Hello!

Silakan kirim email ke program@jak101fm.com untuk pertanyaan seputar JAK 101 FM

× Hey JAK FM