Jelang MotoGP Mandalika 2026, Mario Aji dan Veda Ega Optimistis Tampil Maksimal di Hadapan Publik Indonesia
Jakarta – Pembalap Indonesia Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama menyatakan kesiapan mereka menghadapi paruh kedua musim sekaligus tampil di hadapan publik Tanah Air pada ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, 9–11 Oktober mendatang.
Keduanya menyampaikan hal tersebut dalam acara Welcoming Dinner Local Heroes Indonesia yang digelar di Jakarta, Selasa (14/7). Acara tersebut menjadi bagian dari rangkaian Road to MotoGP Mandalika 2026 dan mempertemukan kedua pembalap dengan media, stakeholder, serta mitra penyelenggara.
Chairman MotoGP Indonesia, Troy Warokka, mengatakan kehadiran Mario dan Veda di Indonesia bertujuan memperkenalkan semangat Local Heroes Indonesia sekaligus meningkatkan antusiasme masyarakat menjelang MotoGP Mandalika.
“Malam ini kami mempertemukan Mario dan Veda dengan rekan-rekan media dalam suasana yang lebih santai. Ini merupakan bagian dari Road to MotoGP Mandalika 2026. Tahun ini akan menjadi spesial karena Indonesia memiliki dua pembalap yang akan berlaga di Moto2 dan Moto3 di kandang sendiri,” ujar Troy.
Usai tiba dari Spanyol pada sore hari, Mario dan Veda dijadwalkan menjalani sejumlah agenda di Jakarta dan Yogyakarta sebelum berlibur singkat di Bali. Setelah itu, keduanya akan menjalani sesi latihan di Sirkuit Mandalika sebagai bagian dari persiapan menghadapi balapan.
Mario Aji mengakui paruh pertama musim sempat terganggu akibat cedera yang dialaminya di Jerez sehingga harus melewatkan beberapa seri balapan. Meski demikian, ia bersyukur dapat kembali membalap sebelum jeda musim.
Pembalap Moto2 tersebut juga mengungkapkan kondisi fisiknya kini telah mencapai sekitar 80–90 persen. Ia berharap pengalaman kembali menunggangi motor sebelum jeda musim menjadi modal penting untuk menghadapi seri-seri berikutnya.
Menurut Mario, tantangan terbesar di Moto2 saat ini adalah meningkatkan race craft, mengingat persaingan antarpembalap semakin ketat dengan selisih waktu yang sangat tipis.
Sementara itu, Veda Ega menilai musim debutnya di Moto3 berjalan cukup positif. Awalnya ia hanya menargetkan mampu meraih poin sebanyak mungkin, namun hasil yang diraih di beberapa seri membuat kepercayaan dirinya meningkat.
Meski kini masuk dalam persaingan Rookie of the Year, Veda menegaskan fokus utamanya tetap mengumpulkan poin dan menambah pengalaman sebagai pembalap debutan di Moto3.
Baik Mario maupun Veda mengaku memiliki kebanggaan tersendiri dapat tampil di hadapan publik Indonesia di Sirkuit Mandalika.
Mario mengatakan target utamanya bukan semata-mata hasil akhir, melainkan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik selama akhir pekan balapan.
Senada dengan Mario, Veda juga mengaku tak sabar kembali merasakan atmosfer balapan di Mandalika, kali ini menggunakan motor Moto3.
Menurut Veda, karakter Sirkuit Mandalika yang berada di kawasan pesisir membuat angin menjadi tantangan tersendiri. Selain itu, lintasan juga memiliki beberapa tikungan tajam dan blind spot yang menuntut konsentrasi tinggi dari para pembalap.
Troy Warokka memastikan pihak penyelenggara bersama MGPA memberikan dukungan penuh kepada Mario dan Veda, termasuk kesempatan menjalani latihan di Mandalika sebelum balapan berlangsung.
Ia juga memastikan seluruh persiapan MotoGP Mandalika berjalan sesuai rencana, mulai dari pembenahan fasilitas hingga pengecatan ulang sirkuit menggunakan material yang memenuhi standar FIM.
Penjualan Tiket Tunjukkan Tren Positif
Troy mengungkapkan antusiasme masyarakat terhadap MotoGP Mandalika 2026 meningkat signifikan. Tiket kategori early bird telah habis terjual dan kini penjualan memasuki tahap presale. Menurutnya, kehadiran Mario Aji dan Veda Ega sebagai pembalap Indonesia menjadi salah satu faktor yang mendorong tingginya minat masyarakat.
Selain itu, penyelenggara juga tengah menyiapkan tiket khusus bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan harga spesial.
Troy mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk hadir langsung di Mandalika dan memberikan dukungan kepada Mario Aji serta Veda Ega.