Kutip Ensiklik Laudato Si, Apa Itu Tobat Ekologis dan Bagaimana Penerapannya?

Debat cawapres kemarin rasanya cukup memberikan JAKartans beberapa istilah atau pengetahuan baru bukan? Tentunya, hadirnya debat pilpres selain menjadi ajang untuk para paslon berkampanye, tentunya menjadi cara untuk mengedukasi masyarakat Indonesia, makanya beberapa tema debat pun tentunya disesuaikan dengan apa yang menjadi permasalahan di Indonesia.

Di debat kemarin, salah satu tema debat adalah lingkungan. Di akhir sesi, yaitu pada sesi penutup. Cak Imin selaku cawapres dari nomor urut satu mengajak masyarakat untuk tobat ekologis, tapi sebenarnya tobat ekologis itu apa?

Advertisement

BACA JUGA: 6 Hal yang Perlu Kamu Lakukan agar Lingkungan Kerja Kamu tidak Toxic!

Apa Itu Tobat Ekologis?

Dalam debat yang diadakan di Jakarta Covention Center, Minggu, (21/01/2024) kemarin. Cak Imin sempat menyerukan masyarakat Indonesia untuk melakukan ‘tobat ekologis’. nah, ‘tobat ekologis’ sendiri adalah sebuah istilah yang bertama kali dikemukakan oleh Paus Fransiskus dalam Ensiklik Laudato si’ bertanggal 24 Mei 2105. Ensiklik sendiri merupakan ajaran Sri Paus mengenai iman dan kesusilaan.

Dalam poin ke-217 Ensiklik Laudato si’, Paus Fransiskus menyerukan ‘tobat ekologis’ sama seperti Cak Imin. Maksud dari ‘tobat ekologis’ ini sendiri adalah pertobatan pribadi di tengah kondisi krisis ekologis.

“‘Gurun-gurun luar di dunia ini berkembang, karena gurun-gurun dalam diri telah menjadi sangat luas.'” Oleh sebab itu, krisis ekologis juga menuntut pertobatan pribadi yang mendalam. Harus dikatakan bahwa sebagian umat Kristen yang teguh dan saleh, atas alasan realisme dan pragmatisme, cenderung meremehkan perhatian terhadap lingkungan hidup. Yang lain pasif, mereka memilih untuk tidak mengubah perilaku dan dengan demikian menjadi inkonsisten,” demikian tulis Paus Fransiskus.

“Jadi, apa yang mereka perlukan adalah ‘pertobatan ekologis’, di mana dampak-dampak dari pengalaman mereka dengan Yesus Kristus mewujud dalam hubungan mereka dengan dunia sekitar. Mengabdikan diri kita menjadi pelindung karya-karya Tuhan penting dalam kehidupan yang bajik; itu bukanlah hal opsional atau aspek sekunder dari pengalaman kekristenan kita.”

BACA JUGA: Jalin Kerja Sama: Inggris-Indonesia Resmikan Panduan Distabilitas untuk Ketenagakerjaan dan Bisnis

Langkah yang dapat Dilakukan

Terlepas dari ajaran kepercayaan tertentu, tobat ekologis pada dasarnya mengajarkan kita untuk lebih aware dengan keadaan lingkungan yang setiap harinya terus mengalami kerusakan. Beberapa langkah kecil yang JAKartans lakukan bisa dikatakan sebagai bentuk dari tobat ekologis yang kemarin diserukan oleh Cak Imin, yang sebelumnya juga diserukan oleh Paus Fransiskus.

Beberapa kegiatan sederhana di bawah ini bisa JAKartans dapat lakukan sebagai bentuk dari tobat ekologis yang dapat dilakukan sebagai bentuk untuk menjaga lingkungan.

  1. Bercocok tanam dengan bijak
  2. Menjaga flora dan fauna langka
  3. Menjaga kelestarian hutan
  4. Melakukan AMDAL
  5. Reboisasi
  6. Membuang sampah pada tempatnya, dan kegiatan lainnya

Pada dasarnya, tobat ekologis dapat JAKartans lakukan dengan kegiatan-kegiatan yang memang lebih mencintai dan memperhatikan lingkungan. Jadi, maukah JAKartans untuk melakukan tobat ekologis ini? (*/)

(RRY)

Advertisement

Related post

×

Hello!

Silakan kirim email ke program@jak101fm.com untuk pertanyaan seputar JAK 101 FM

× Hey JAK FM