M bloc Space sebagai salah satu kawasan kreatif di Blok M (Foto: Albertus Eka)

Blok M Jakarta: Dari Kawasan Elit Hingga Menjadi Tempat Nongkrong Anak Muda Jakarta

Bicara tentang tempat nongkrong di Jakarta, rasanya wilayah jaksel menjadi salah satu wilayah yang wajib dijadikan referensi tempat nongkrong di Jakarta. Selain dikenal melalui bahasa jakselnya. Jakarta Selatan pun memiliki salah satu daerah atau kawasan yang terbilang cukup ikonis, yaitu Blok M.

Blok M tidak bisa dipungkiri menjadi salah satu wilayah di Jakarta Selatan yang paling banyak memberikan berbagai pilihan nongkrong untuk anak muda. Untuk mereka yang ingin shopping, di Blok M terdapat Blok M Square. Untuk mereka yang ingin nongkrong-nongkrong, wilayah Melawai Blok M menyajikan berbagai tempat nongkrong asyik bagi anak muda. Untuk mereka yang ingin mencari kawasan kreatif, di Blok M terdapat M Bloc Space yang menjadi salah satu kawasan kreatif di Jakarta.

Advertisement

Akan tetapi, jauh sebelum itu nyatanya Blok M memiliki sejarah yang cukup ‘eksklusif’. Karena, nyatanya Blok M pada awalnya merupakan kawasan perumahan elit sebelum akhirnya menjadi tempat nongkrong anak muda. Penasaran dengan sejarahnya?

BACA JUGA: 5 Rekomendasi Cafe di Daerah Jakarta Pusat yang Wajib Kamu Datangi!

Sejarah Nama Blok M

Keberadaan Blok M sendiri di Jakarta dirasa cukup ionik, sehingga dari adanya insiden kebakaran ini tentunya banyak masyarakat Jakarta yang khawatir dengan tempat nongkrongnya anak muda Jakarta ini.

Dahulu, Blok M awalnya merupakan proyek pembangunan oleh pemerintah Belanda untuk menjadi kawasan perumahan mewah yang bertujuan mengatasi kepadatan penduduk di Weltevreden (Gambir dan sekitarnya). Dengan mengadopsi ide konsep kota dan taman yang telah diterapkan di Menteng, area Kebayoran dirancang dengan membagi wilayahnya menjadi blok-blok terpisah yang dilengkapi dengan taman kecil.

Nama Blok M sendiri berdasarkan buku yang ditulis oleh Zaenuddin HM dalam bukunya yang berjudul ‘212 Asal-Usul Djakarta Tempo Doeloe’ menjelaskan asal-usul penamaan wilayah Blok M didasari dengan nama blok-blok perumahan yang terdapat di kawasan tersebut.

Awalnya, wilayah Blok M sendiri merupakan kawasan perumahan elit di Kebayoran, Jakarta Selatan. Namun, seiring berjalannya waktu, Blok M yang memang berdekatan dengan aneka pusat pembelanjaan, seperti Mall Pasaraya, Pasar Melawai, Blok M Mall, dan Pasar Mayestik pada akhirnya berubah menjadi area komersial.

BACA JUGA: Jadi Pusat Bisnis, Biaya Hidup di Jakarta Paling Tinggi di RI

Jadi Tempat Nongkrong Anak Muda

Sejak dekade 1980-an, Blok M di Jakarta Selatan mengalami transformasi menjadi pusat kegiatan yang sangat terkait dengan gaya hidup dan hiburan anak muda ibukota pada masa itu. Bahkan, popularitasnya mencapai tingkat di mana namanya diabadikan dalam lirik lagu “Jalan-jalan Sore” yang diciptakan oleh Denny Malik.

Selain itu, berangkat dari pusat area komersil, wajar rasanya jika akhirnya wilayah Blok M menjadi tempat nongkrong anak muda. Berbagai tempat makan yang ditawarkan di kawasan Blok M pun cukup beragam, terlebih di wilayah Melawai terdapat salah satu coffee shop terkenal seperti Filosofi Kopi, dan aneka Japanese Food yang memang menjadi incaran anak muda Jakarta.

Terlebih, kini Blok M pun bisa dibilang memiliki tampilan yang lebih modern. Salah satunya adalah M Bloc Space yang menjadi kawasan kreatif bagi anak muda, dan tentunya Blok M Square sebagai pusat pembelanjaan segala usia.

Dengan adanya insiden kebakaran di Blok M Square tentunya dapat membuat pihak pengelola kawasan Blok M lebih memperhatikan keamanan dari Blok M sendiri. Terlebih Blok M sendiri merupakan salah satu kawasan ikonis Jakarta, dan menjadi salah satu wajah dari Jakarta. Sehingga, keamanannya harus diperhatikan agar tetap dapat memberikan kenyamanan bagi para pengunjung yang datang. (*/)

(RRY)

Advertisement

Related post

×

Hello!

Silakan kirim email ke program@jak101fm.com untuk pertanyaan seputar JAK 101 FM

× Hey JAK FM