Menangkan All England: Jonathan Cristie Sukses Ikuti Jejak Idola dan Pecahkan Rekor untuk Indonesia

Indonesia baru saja berbangga usai meraih dua gelar pada ajang All England 2024. Dua gelar tersebut diantaranya adalah tunggal putra dan juga ganda putra yang sukses dimenangkan oleh Jonathan Christie dan Fajar Alfian/Rian Ardianto. Dengan dua gelar ini, Indonesia sukses membuka puasa gelar tunggal putra All England selama kurang lebih 30 tahun.

Tentu kemenangan dari Fajar/Rian pun menjadi kemenangan yang layak untuk dibanggakan. Namun, kemenangan Jonathan Cristie alias Jojo memiliki kisah unik yang layak untuk dibahas.

Advertisement

Setelah berpuasa gelar tunggal putra All England selama 30 tahun, Jojo akhirnya sukses kembali membawa gelar tersebut pulang ke Indonesia setelah sebelumnya Indonesia terakhir kali memenangkan gelar tersebut di tahun 1994 melalui Hariyanto Arbi. Sukses mengalahkan rekan senegaranya, Anthony Sinisuka Ginting, Jojo akhirnya sukses meraih cita-cita dan mengikuti jejak idolanya, Rudi Hartano.

BACA JUGA: Jonathan Christie Juarai Tunggal Putra: Berikut Daftar Pemenang All England 2024

Mimpi Menyamai Idola

Setiap atlet pada dasarnya memiliki sosok role model sekaligus idolanya masing-masing. Bagi Jojo, sosok Rudi Hartono merupakan sosok legenda bulu tangkis Indonesia yang dijadikannya sebagai panutan sekaligus idolanya dalam dunia bulu tangkis.

Sosok Rudi Hartono sendiri merupaka pebulu tangkis legendaris asal Indonesia yang sukses meraih gelar tunggal pria di All England sebanyak 8x, yaitu di tahun 1968, 1969, 1970, 1971, 1972, 1973, 1974, dan 1976. Berkat torehan prestasi tersebut, Jojo muda pun bercita-cita untuk menjadi sosok seperti Rudi Hartono yang sukses meraih 8 gelar All England.

Perjuangan Jojo untuk menjadi pebulu tangkis pun dimulai sejak kelas 1 SD melalui ekstrakurikuler di sekolanya. Kemudian, dari situlah Jojo terus fokus untuk mengembangkan kemampuan berbulu tangkisnya hingga menjadi atlet nasional yang sukses memenangkan All England 2024.

BACA JUGA: Dari Duel Catur Hingga ‘Tepok Bulu’: Mengapa Sportaiment di Indonesia Sangat Populer?

Pecahkan Sejumlah Rekor

Kemenangan Jojo di All England 2024 pun nyatanya sukses memecahkan sejumlah rekor, yaitu:

  1. Tunggal putra Indonesia pertama yang menjadi juara All England dalam 30 tahun terakhir setelah Hariyanto Arbi di tahun 1994.
  2. Pemain pertama Indonesia dalam 30 tahun terakhir yang menjadi juara di nomor tunggal All England, baik putra maupun putri.
  3. Jojo sukses meraih gelar Super 1000 pertama di sepanjang kariernya.
  4. Kemenangan Jojo membuat Indonesia menjadi negara pertama yang mampu memproduksi dua pemain tunggal putra, bersama Ginting yang mampu meraih gelar juara super 1000, 750, 500, dan 300.
  5. Tercatat, hanya terdapat lima tunggal putra yang menjadi juara Super 1000, 750, 500, dan 300, yaitu Ginting, Jojo, Viktor Axelsen, Kento Momota, dan Shi Yu Qi.

(*/)

(RRY)

Advertisement

Related post

×

Hello!

Silakan kirim email ke program@jak101fm.com untuk pertanyaan seputar JAK 101 FM

× Hey JAK FM