Pertamina Akan Bentuk Direktorat Khusus Keselamatan Buntut Kebakaran Plumpang

PT Pertamina (Persero) akan membentuk direktorat khusus untuk menangani manajemen risiko Health, Safety, Security and Environment (HSSE) dan Environment, Social and Corporate Governance (ESG).

Rencana pembentukan direktorat ini merupakan buntut dari insiden kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara beberapa waktu lalu hingga memakan puluhan korban.

Advertisement

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengungkapkan bahwa pembentukan direktorat tersebut merupakan permintaan dari para pemegang saham untuk mematangkan manajemen risiko keselamatan operasional.

“(Pemegang saham) itu kemudian meminta kami untuk membentuk direktorat khusus, satu tambahan direktorat di sana untuk meng-cover mengenai HSSE, risk management, dan ESG,” ungkap Nicke dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Kamis (16/3), dilansir dari Kompas.com

Selain itu, Pertamina juga akan membangun zona aman atau buffer zone selebar 50 meter untuk meningkatkan keselamatan di wilayah Depo Plumpang mengingat peran depo tersebut sangat penting yaitu menyimpan 15 persen stok BBM nasional.

Maka dari itu, pembangunan buffer zone juga menjadi hal mendesak untuk keamanan masyarakat dan operasional Depo Plumpang.

“Jadi safety risk and sustainability management yang sekarang kami sedang rancang ini sebagai bentuk pertanggungjawaban, bahwa kami sangat concern dengan masalah ini,” ungkap Nicke.

Nicke juga mengatakan hal ini akan dibahas lebih lanjut oleh Pertamina bersama para pimpinan, para pemegang saham, dan pemerintah.

[VMA]

Advertisement

Related post

×

Hello!

Silakan kirim email ke program@jak101fm.com untuk pertanyaan seputar JAK 101 FM

× Hey JAK FM