Menelusuri Pasar Pengantin di Bulgaria

Ada sebuah kota di Bulgaria bernama Stara Zagora terkenal dengan tradisi biro jodoh uniknya. Yaitu menjual anak perempuan mereka untuk dinikahkan ke pria yang mampu membelinya dengan harga yang telah disepakati. Acara ini dihadiri oleh puluhan ribu orang dari suku Khalaidzhi tiap tahunnya. Di acara tersebut berkumpul para wanita cantik dari umur 13 tahun hingga 20-an yang siap diberi mahar dan segera dinikahkan. Tradisi ini menjadi sorotan internasional karena dinilai sebagai pernikahan dengan paksaan.

Vera seorang ibu yang selalu menemani anak perempuannya ke acara kencan massal tahunan ini mengatakan kalau sebenarnya acara besar ini hanya acara perkenalan satu sama lain untuk calon jodoh.

“Pelamar tidak bisa langsung membeli di Pasar Pengantin ini. Para pria hanya dibolehkan merayu para gadis untuk saling berkenalan terlebih dahulu. Dan jika mereka saling menyukai, sang pria harus datang ke rumah calon mempelai wanita dan mendiskusikan harga kepada kedua orang tua calon mempelai wanita,” ujar Vera di kanal Youtube Vice.

Para gadis Khalaidzhi ini dididik dengan tradisi yang ketat tentang cara bergaul dengan lawan jenis. Bahkan mereka akan dicap sebagai wanita tak beradab jika mereka kehilangan keperawanannya sebelum menikah. Meski demikian ternyata ada dampak buruk bagi tradisi yang telah turun temurun sejak dulu. Yaitu para gadis Bulgaria tersebut banyak yang putus sekolah demi untuk dinikahkan oleh keluarganya karena alasan ekonomi.

Related post

×

Hello!

Silahkan klik Support untuk chat lewat WhatsApp atau kirim email ke program@jak101fm.com

× hey JAK!